6 Months!!!

4 April 2016 adalah hari yang tidak bisa dilupakan sampai kapanpun (spertinya haha). Yup, tepat pada saat itu adalah kali pertama aku menginjakkan kaki di Jepang, di Narita Airport. Dan sekarang sudah enam bulan saja berlalu. Benar – benar tidak terasa. Kalau dihitung – hitung masa nihongo gakkou hanya bersisa kurang dari lima bulan lagi, waktu untuk persiapan JLPT kurang dari dua bulan lagi, dan setelah itu semua selesai, lanjut lagi ke tahap baru di Kousen, di Suzuka Kousen.

Selama enam bulan disini, banyak banget hal yang sudah terjadi. Mau yang bagus, yang nyebelin, yang bikin bad mood, yang bikin seru, macem macem deh. Dan dengan itu semua, akhirnya mulai bisa mengerti gimana cara dan rasanya hidup sendiri, jauh di negeri orang. Enggak mudah. Tidak sama 100% dengan yang dipikirkan di awal sebelum berangkat. Banyak rencana yang tidak bisa direalisasikan. Baik karena kesalahan dari diri sendiri maupun juga dari hal – hal eksternal yang tidak terduga. Susah? Susah memang. Apakah ada penyesalan? Enggak dong.

Dan setelah berada enam bulan disini aku jadi semakin yakin bahwa pilihan aku untuk kesini dan memilih program ini memang jalan yang diberikan Tuhan. Dan aku bersyukur karenanya. Kalau bukan melalui program ini, mungkin kehidupan aku enggak akan menjadi se’meriah’ ini. Mungkin kalau bukan disini, aku gak bakal bisa ketemu teman – teman aku yang sekarang (yang dimana aku sangat merasa beruntung bisa bertemu mereka). Dan aku akhirnya belajar untuk mensyukuri apa yang ada, karena aku semakin yakin itulah yang terbaik yang diberikan-Nya.

Enam bulan dari sekarang, kehidupan di Kousen mungkin akan lebih berat, lebih membosankan, tidak semeriah keadaan yang sekarang ini. Tapi kalau semakin dipikirkan pun, apakah akan berubah? Tiba-tiba jadi santai? tidak kan. Satu – satunya hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengusahakan yang terbaik dimasa sekarang, agar di masa depan kita sudah siap untuk menjalaninya. Terkesan terlalu klise memang tapi itulah keadaan ku sekarang. Tapi satu tips adalah, bersyukur. Bersyukur dengan apa yang ada sekarang ini. Bersyukur atas apa yang Tuhan berikan kepada kita.

Masa depan itu mungkin terlihat gelap, hitam, tak ada harapan. Itu karna sering kita melihat masa depan dengan mata yang tertutup dengan segala kegelisahan. Coba kita buka mata kita dan lihat kedepan. Sebenarnya masa depan itu adalah kertas putih yang siap diisi dengan hasil – hasil perbuatan kita sekarang ini.

 

Processed with VSCO with hb2 preset
曼珠沙華祭り
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s